Hari-hari Queen sekarang tanpa Arya
terasa sepi, biasanya Arya yang selalu menemaninya kapan saja, tapi semuanya
berubah ketika kejadian semalam. Queen tidak bisa memaksa Arya untuk selalu ada
untuknya, dia tidak ingin Arya sakit juga. Sedangkan Arya, Arya disana gelisah,
dia pikir dia bodoh, dia berpikir dia terlalu cepat mengambil keputusan itu,
padahal dia tau didalam dirinya, dia belum bisa jauh-jauh dari Queen, orang
yang ia sayangi. Hingga Arya akhirnya sadar, apa yang dia lakukan malam itu
adalah tindakan yang tidak menyelesaikan masalahnya dengan Queen.
Beberapa
hari setelah kejadian itu, Arya memberanikan diri untuk berbicara kepada Queen.
*Arya has been calling you*
“Queen?”
“Ya?
Tumben telfon? Biasanya Cuma chat haha”
“Iya,
gue kepikiran sama yang malem itu”
“Oh,
kenapa? Bukannya katamu ini yang terbaik?”
“Iya
tapi gue nyadar gue nggak bisa jauh dari lo”
“Terus
gimana? Gue nggak mau lo sakit gara-gara gue yaa”
“Iya
gue ngerti, tapi perasaan gue gak bisa dibohongi”
“Terus
mau lo gimana?”
“Will you come back to me? I still have the
same feeling to you”
“Lo
yakin?”
“Ya,
aku yakin, aku udah pikirin ini kok”
“Like your wish Arya”
“Love ya more Queen”
“Love ya too”
Walaupun
Queen dan Arya tetap tidak bisa menjadi sepasang kekasih, tapi bagi Arya
memiliki Queen didunia maya pun sudah cukup baginya. Dia akan menjaga Queen
dengan setulus hatinya, walaupun Queen tidak pernah menyadari seberapa tulus
cinta Arya kepadanya. Tetapi Arya hanya bisa mengangankan seorang Queen dari
jauh sana, ya, dari Medan.
★SELESAI★